Rabu, 20 Agustus 2008

Cinta Masih Bersemi


Sebagian orang begitu erat memegang apa yang mereka ANGGAP sebagai kebenaran.
Ketika Kebenaran Sejati betul-betul datang, belum tentu mereka membuka pintu hati mereka.


Ada kekuatan di dalam cinta, Dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan keinginannya Untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan di dalam kesabaran, Dan orang yang sabar adalah orang yang kuat Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu Dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan di dalam kebaikan, Dan orang yang baik adalah orang yang kuat Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik Bagi semua orang.

Ada kekuatan di dalam kesetiaan, Dan orang yang setia adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.

Itulah kata2 bijak yang selalu dipegang oleh Ari & Aisya. Kekuatan Cinta, Kesabaran, Kebaikan dan Kesetiaan selalu berusaha untuk tetap terjaga dan Cinta selalu bersemi diantara mereka berdua.

Ketika dua orang saling mencinta,
Mereka harus seperti bunga teratai
Masing-masing membuka kelopaknya
Satu demi satu, menunjukkan hati emasnya
Tidak erat tertutup, agar membias di kolam,
pohon-pohon dan langit .
Padahal terlalu banyak manusia yang hatinya tertutup.

Ketika kuhampiri engkau, kita bercakap empat atau enam jam .
Jika aku ingin mengambil enam jam dari waktumu, maka aku harus membentangkan jiwaku untukmu.
Dan harus kuyakini bahwa dirikulah yang kuberikan. > Kahlil Gibran


Kata yang ditakuti oleh Ari dan Aisya adalah “ Berpisah ”, dan kata2 itu diletakkan jauh dari keberadaan mereka, bahkan mungkin tidak diperkenankan hadir dalam kehidupan mereka saat ini dan selamanya.
Tapi jika untuk Berpisah karena suatu tugas mulia…. Ari & Aisya akan tetap menjalaninya, karena Perpisahan ini hanya untuk sementara dan pada akhirnya mereka akan bersatu untuk selamanya.

"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku...
Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." 10th September 1920 (Kahlil Gibran) .



Titik terang dalam hubungan Ari & Aisya semakin nyata. Saat2 bersamapun kini tinggal sesaat lagi bisa mereka nikmati, untuk itu Ari & Aisya tidak mau kehilangan kesempatan ini.

16 August 2008.
Ari berkunjung kerumah Aisya, dia ingin bertemu dengan putri2 Aisya dan juga keluarga besar Aisya yang kebetulan semuanya berkumpul dirumah Aisya dalam liburan panjang week end kali ini.
Ari meminta Doa & Restu dari Aisya, putri2nya dan juga keluarga besar Aisya untuk keberangkatannya bekerja di Negara orang. Ari juga menegaskan kembali hubungannya dengan Aisya dan keseriusannya untuk segera menikahi Aisya setelah kepulangannya nanti dari bekerja.
Keluarga besar Aisya, merestui semua harapan Ari & Aisya. Semoga Allah SWT pun merestui hubungan mereka berdua dan merealisasikan semua rencana2 dan impian2 mereka berdua, amiiin....

17 August 2008.
Ari bersama keluarga besar Aisya, mengadakan doa bersama dan bersama-sama pula nyekar /ziarah ke makam orang tua Aisya. Semuanya berjalan dengan khusu, semoga semua diberkahi oleh NYA dan kedua orang tua Aisya diberikan kelapangan kuburnya, diampuni semua dosa2nya, diterima amal perbuatannya dan diberi tempat yang layak disisi NYA, amiiin.....
Setelah Ziarah, Acara dilanjutkan dengan ceria bersama di Water Park, mereka bahagia dalam kebersamaan, dan Dinner pun dilakukan diluar, semua bahagia.

18 August 2008.
Ari & keluarga besar Aisya masih dalam kebersamaan dan kebahagiaan. Mereka benar2 menikmati liburan panjang week end kali ini dengan berbagai kegiatan : Jalan2 ke Mall, makan2 bersama, dan bercengkrama bersama dirumah Adik kedua Aisya.
Kebahagiaan mereka sekaligus menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Semoga semua amal perbuatan mereka dapat diterima oleh NYA dan Ramadhan yang akan hadir, dapat memberikan nilai ketakwaan, kesabaran dan keimanan yang bertambah untuk mereka semua, amiiin....

19 August 2008.
Keluarga besar Aisya juga Ari kembali kerumahnya masing2. Tinggal Aisya dan putri2nya kembali keperaduan mereka, tetap seperti semula... kadang kesepian hadir, tapi kebahagiaan lebih banyak hadir pada rumah Aisya.
Karena hubungan baik dan komunikasi tetap terjalin, terutama juga untuk Aisya dan Ari. Mereka tetap selalu mesra dan penuh cinta.

Meniru dan mengubah kata2 Fitri dalam sinetron Cinta Fitri2 : ” Is always... Cinta Ari & Aisya is the best ”. Yup, semoga Ketulusan Cinta, Kesabaran dan Keikhlasan Ari & Aisya sama dengan besarnya Cinta Fitri & Farel.... ^_^.

Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti.
Tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya.......

Cinta bukanlah perkara menjadi " ORANG SEMPURNA " nya seseorang.
justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu sempurna.

Tidak ada komentar: