Sabtu, 31 Mei 2008

Mujijat Cinta


Satu "kata" yang paling indah untuk didengar, dirindukan, dan tidak akan pernah terpuaskan adalah "CINTA". Siapapun juga. Tanpa memandang usia, dan latar belakang. Kita semua "membutuhkan" cinta. Dan menempatkan cinta sebagai "salah satu" kebutuhan. Suatu kebutuhan yang "layak" untuk dipenuhi. Seperti halnya kita dilahirkan atas nama cinta. Dan setiap individu berhak atas cinta. Hak untuk mencintai dan dicintai. Seperti halnya "hak" untuk memilih dan memutuskan.

Cinta yang kadang membuat seseorang menjadi "dom"(bodoh), tetapi juga "slimmer" (lebih cerdik). Seperti Shakespeare yang menulis, "Jika cinta tidak berhasil bertemu dibawah, maka dia akan memanjat"

Dan satu "kata" yang paling penuh misteri, namun kehadirannya selalu dinantikan dengan perasaan yang berdebar - debar, adalah "JODOH". Karena setiap orang berhak untuk mendapatkan cinta, dan memiliki jodoh, seperti yang dimpikan dan diharapkan. Namun siapa yang bisa menentukan CINTA dan JODOH? Ah, DUA KATA yang amat dibutuhkan, namun tidak gampang dipecahkan.

"Cinta adalah anugrah, dan jodoh adalah keputusan Ilahi."

Keduanya adalah "anugrah dan keputusan Ilahi" yang tidak bisa kita ramalkan kehadirannya. Apalagi yang namanya JODOH. Nobody knows. Selalu sukar ditebak. Sepertinya mudah didapat, namun tidak demikian faktanya. JODOH, REJEKI, dan HIDUP MATI, bukan keputusan manusia, namun keputusan Ilahi. Manusia hanya dapat merencanakan dan mengusahakan. Namun pada akhirnya, akan kembali kepada sang pembuat keputusan. Yaitu sang Ilahi.

Kata - kata putus, sedih, cerai, trauma, kematian, merana, kecewa, disakiti, terasa "tidak enak" untuk didengar dan dialami oleh siapa saja. Tetapi semua masih "TETAP" ada, untuk melengkapi "kamus kehidupan" agar tetap seimbang.
Adakah pembaca yang menjadi "gundah" dan "kecewa" setiap mendengar senandung cinta ?

Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir, masa depan yg cerah berdasarkan pada masa lalu yg tlah di lupakan.

Kita tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kita sampai kita melupakan kegagalan dan kekecewaan kita.

Setiap orang punya rasa cinta, tapi tak setiap orang dapat merasainya.
Setiap orang pernah bercinta tapi tak setiap orang mampu mengecap bahagianya cinta.

Ketika sebuah cinta mengungkapkan suatu kejujuran, dia tidak akan berbohong. Tidak akan ada sebuah konspirasi untuk mendahulukan sebuah nafsu untuk memiliki, tidak akan ada sebuah harapan untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan tetapi hanya akan mendambakan untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk memberikan sesuatu yg lebih berharga.

Manusia tidak jatuh kedalam cinta dan tidak juga keluar dari cinta, tetapi manusia tumbuh dan besar di dalam cinta.

Cinta karunia Illahi, janganlah membenci Cinta... yang harus di benci dan di hindari ialah kepalsuan, bukan cinta. (unknown)

Begitu juga dengan JODOH, jika anda kelak tidak berjodoh dengan orang yang dicintai, jangan jatuh dan larut dalam kesedihan. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepasnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat.

" Manusia punya rencana dan Tuhan jua lah yang akan menentukan "

2 komentar:

Arey Wiratmoko Jr mengatakan...

Inspiratif, kreatif, menggugah excellent!!!

Endah-Gita mengatakan...

Thanks commentnya Arey,
Salam kenal.